Archive for September 2024
Setiap tanggal 2 Mei kita memperingati hari pendidikan nasional yang diambil dari hari kelahiran Ki Hajar Dewantara. Sejak muda Ki Hajar berani menentang pemerintah kolonial Belanda bersama Douwes Dekker dan Cipto Mangunkusumo, ia mendirikan Indische Partij pada tahun 1912 yang bertujuan mencapai Indonesia merdeka. Akibat kritiknya pada pemerintah Belanda. Dalam tulisan “Seandainya Aku Seorang Belanda” Ki Hajar diasingkan ke Pulau Bangka. Douwes Dekker dan Cipto Mangunkusumo membela sahabat mereka. Sehingga akhirnya 3 serangkai ini diasingkan bersama sama ke negeri Belanda. Masa pengasingan di Belanda dimanfaatkan Ki Hajar untuk mendalami dunia pendidikan dan pengajaran. Pada tahun 1919, Ki Hajar kembali ke tanah air dan terus mengkritik pemerintahan kolonial Belanda lewat tulisan-tulisannya. Akibatnya, ia pun sering keluar masuk penjara. Tanggal 3 juli 1922 Ki Hajar mendirikan lembaga pendidikan taman siswa di Yogjakarta. Sejak saat itu, Suwardi Suryaningrat memakai nama Ki Hajar Dewantara. Anak anak dari semua kalangan baik ningrat maupun rakyat biasa bisa bersekolah di Taman Siswa. Perguruan ini memiliki semboyan Ing Ngarso Sung Tulodo. Ing Madyo Mangun Karso Tut Wuri Handayani. Artinya. Di depan memberi contoh di tengah membangun semangat dan di belakang memberi dorongan. Prinsip ini berlaku untuk semua pamong atau guru dan murid di taman siswa. Teladan yang bisa diambil dari perjuangan Ki Hajar Dewantara bahwa kita harus terus bergerak. Kita harus berpegang teguh pada pripsip yang kita yakini dan terus berjuang pantang menyerah. Pada saat kita dihadapkan pada musibah, kita harus bisa melihat apakah ada hikmah yang dapat kita ambil dari musibah tersebut. Kita harus selalu berfikir positif dalam menghadapi permasalahan hidup. Dalam mencapai tujuan tertentu, kita harus mencoba bekerja sama dengan orang lain untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Guru di Indonesia harus meneruskan perjuangan Ki Hajar Dewantara dengan menerapkan Filosofi Belajar beliau. Guru di depan harus bisa memberikan contoh yang baik pada peserta didik. Guru di tengah harus bisa membangun semangat belajar peseta didik. Guru di belakang harus bisa memberi dorongan kepada peserta didik agar menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Perkembangan kurikulum di Indonesia sangat dinamis mengikuti perkembangan zaman. Kurikulum 1947 lebih menekankan pada karakter peserta didik, untuk menanamkan rasa kebangsaan yang kuat pada peserta didik. Kurikulum 1952 lebih menonjolkan bahwa setiap mata pelajaran harus berhubungan langsung dengan kehidupan masyarakat, serta harus dapat membangun kesadaran diri sebagai bangsa Indonesia. Pada Kurikulum 1964, pendidikan lebih dipusatkan pada program Pancawardhana, yaitu pengembangan moral, kecerdasan, emosional/artistik, dan kesehatan jasmani. Mata. Kurikulum 1968, pelajaran lebih bersifat teoritis, dan tidak selalu mengaitkan dengan kehidupan nyata di masyarakat. Kurikulum 1975 lebih menekankan pada pembelajaran yang efektif dan efisien. Kurikulum 1984 siswa tidak lagi ditempatkan sebagai objek dalam pembelajaran, tetapi ditempatkan sebagai subjek belajar. Kurikulum 1994 memberi banyak penambahan pelajaran, terutama materi pelajaran muatan local. Kurikulum 2004 menggunakan pendekatan kontekstual dan integrasi mata Pelajaran. Kurikulum 2013 kurikulum Berbasis Kompetensi dan Pendekatan Saintifik. Kurikulum Merdeka Belajar bertujuan untuk memperbaharui sistem pendidikan Indonesia agar lebih responsif terhadap perubahan zaman dan mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan global. Kurikulum Merdeka adalah kurikulum yang paling cocok diterapkan di pendidikan Indonesia sekarang dan masa mendatang.
ANALISIS KRITIS PERJALANAN PENDIDIKAN NASIONAL
Pengalaman yang membuat saya menjadi rindu bersekolah adalah momen kebersamaan saya dengan teman-teman ketika saya mengikuti organisasi OSIS dan Pramuka. Selain itu, momen saat saya mengikuti berbagai macam lomba bersama guru pendamping juga membuat saya rindu bersekolah. Peristiwa yang membuat saya merasa berkembang dan belajar sebagai seorang pembelajar adalah pada saat saya berhasil menjuarai OSN Matematika SMP Tingkat Kabupaten Pemalang dan saya lanjut mengikuti OSN ke Tingkat Provinsi. Pak Min merupakan sosok guru Fisika idola saya. Saya mengidolakannya karena Pak Min guru yang dekat dengan siswa tetapi beliau tidak kehilangan wibawanya sebagai seorang guru. Beliau selalu asik ketika mengajar dan punya cara-cara kreatif saat mengajar ke siswa. Proses belajar yang di dalamnya terdapat motivasi-motivasi yang berdampak dalam kehidupan sehari-sehari. Pada saat kuliah, salah seorang dosen di setiap akhir perkuliahan selalu memberikan motivasi-motivasi kepada mahasiswanya dan menurut saya motivasi tersebut berdampak terhadap saya sampai saat ini. Jadi, di dalam kelas, kita tidak hanya mengajar melainkan kita juga memberikan motivasi ke peserta didik. Karena seorang guru bermanfaat untuk banyak orang. Saya ingin bermanfaat untuk banyak orang. Saya menjadi guru yang berpihak pada peserta didik dengan cara saya dekat dengan peserta didik. Ketika saya dekat dengan peserta didik dan berhasil masuk ke dunianya, saya yakin peserta didik akan lebih terbuka tentang dirinya dan seorang guru dapat tahu langkah yang tepat untuk menuntun dia dalam mengembangkan minat dan bakatnya.
Saya menjadi guru karena saya ingin memiliki profesi yang bermanfaat untuk banyak orang. Oleh karena itu, saya harus menggali konsep-konsep yang ada dalam fiilosofi pendidikan ini agar saya dapat memaknai dan menghayati peran saya sebagai seorang pendidik yang bermanfaat untuk murid-murid saya nanti. Saya yakin setelah saya belajar mengenai Mata Kuliah Filosofi Pendidikan Nasional, saya dapat memiliki cara pandang yang lebih baik mengenai bagaimana mendidik siswa dengan baik. Seorang guru harus bisa menuntun peserta didik agar suatu saat nanti mereka menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat.
Strategi saya dalam mempelajari Mata Kuliah ini adalah pertama, saya harus meluruskan niat saya terlebih dahulu bahwa saya ingin menjadi pendidik yang baik. Kedua, saya tidak boleh menunda-nunda waktu dalam mengerjakan tugas apapun yang diberikan kepada saya. Ketiga, saya harus bisa membagi waktu dan menentukan skala prioritas. Hal-hal yang dibutuhkan agar saya dapat mempelajari mata kuliah ini dengan baik yaitu kesabaran, ketekunan, do’a, motivasi diri, dukungan moril dan materil.
Langkah-langkah konkrit yang dibutuhkan untuk mempelajari mata kuliah ini dengan baik adalah pertama, saya harus mempersiapan apa yang dibutuhkan sebelum mengikuti mata kuliah ini seperti laptop dsb. Kedua, saya harus mempelajari terlebih dahulu topik yang akan diajarkan di LMS sebelum kelas di mulai, sehingga pada saar di kelas saya mendapatlan pemahaman yang lebih baik. Ketiga, saya harus selalu fokus di dalam kelas dan memahami apa yang disampaikan oleh dosen. Keempat, saya harus selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen sebaik mungkin. Kelima, saya mengkaji kembali apa yang saya pelajari di LMS dan di kelas, kemudian saya mencoba menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran yang akan saya lakukan nantinya. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan mata kuliah ini adalah satu semester. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk selalu merefleksikan diri sendiri dalam mempelajari filosofi pendidikan adalah sepanjang hayat.
Saya menjadi guru karena saya ingin memiliki profesi yang bermanfaat untuk banyak orang. Oleh karena itu, saya harus menggali konsep-konsep yang ada dalam fiilosofi pendidikan ini agar saya dapat memaknai dan menghayati peran saya sebagai seorang pendidik yang bermanfaat untuk murid-murid saya nanti. Saya yakin setelah saya belajar mengenai Mata Kuliah Filosofi Pendidikan Nasional, saya dapat memiliki cara pandang yang lebih baik mengenai bagaimana mendidik siswa dengan baik. Seorang guru harus bisa menuntun peserta didik agar suatu saat nanti mereka menjadi orang yang sukses dunia dan akhirat.
Strategi saya dalam mempelajari Mata Kuliah ini adalah pertama, saya harus meluruskan niat saya terlebih dahulu bahwa saya ingin menjadi pendidik yang baik. Kedua, saya tidak boleh menunda-nunda waktu dalam mengerjakan tugas apapun yang diberikan kepada saya. Ketiga, saya harus bisa membagi waktu dan menentukan skala prioritas. Hal-hal yang dibutuhkan agar saya dapat mempelajari mata kuliah ini dengan baik yaitu kesabaran, ketekunan, do’a, motivasi diri, dukungan moril dan materil.
Langkah-langkah konkrit yang dibutuhkan untuk mempelajari mata kuliah ini dengan baik adalah pertama, saya harus mempersiapan apa yang dibutuhkan sebelum mengikuti mata kuliah ini seperti laptop dsb. Kedua, saya harus mempelajari terlebih dahulu topik yang akan diajarkan di LMS sebelum kelas di mulai, sehingga pada saar di kelas saya mendapatlan pemahaman yang lebih baik. Ketiga, saya harus selalu fokus di dalam kelas dan memahami apa yang disampaikan oleh dosen. Keempat, saya harus selalu mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen sebaik mungkin. Kelima, saya mengkaji kembali apa yang saya pelajari di LMS dan di kelas, kemudian saya mencoba menerapkannya dalam kegiatan pembelajaran yang akan saya lakukan nantinya. Waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan mata kuliah ini adalah satu semester. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk selalu merefleksikan diri sendiri dalam mempelajari filosofi pendidikan adalah sepanjang hayat.


